Jumat, 03 Oktober 2014

PENGERTIAN DAN PERBEDAAN HORMON DAN ENZIM


PENGERTIAN
a.      HORMON
Adalah molekul yang berfungsi sebagai suatu pesan dalam organisme. Hormon hanya berfungsi untuk menyampaikan informasi. Pesan suatu hormon akan ditangkap oleh reseptor hormon secara spesifik yg berada pada suatu sel.

Perbedaan Jenis Kerja Hormon
1.     Kerja Endocrine
Hormon di distribusikan ke dalam darah dan berikatan dengan sel target yang jauh.
2.     Kerja Paracrine
Hormon bekerja secara local dengan berdifusi dari sumbernya ke sel target pada lingkunganya.
3.     Kerja Autocrine
Hormon bekerja pada sel yang sama yang menghasilkannya.

Ada 3 tipe interaksi hormon :
1.           Permissiveness yaitu suatu hormon tidak dapat bekerja/berefek jika tanpa adanya hormon lain. Perlu adanya hormon kedua untuk mendapatkan ekspresi yang optimal.
2.           Synergisme yaitu beberapa hormon (lebih dari satu) menghasilkan efek yang sama pada sel target.
3.           Antagonisme yaitu satu atau lebih hormon bekerja/berefek berlawanan dengan hormon yang lain.

Hormon Kelas Kimia
Ø      Amina : hormon yang diturunkan (berasal) dari asam amino tirosin. Contohnya termasuk epinefrin, norepinefrin, dan hormon tiroid triiodotironin (T3) dan tiroksin (T4).
Ø      Peptida atau Glikopeptida : hormon yang rantai asam aminonya pendek. Contohnya adalah oksitosin dan vasopresin.
Ø      Hormon Lipid : sangat hidofobik sehingga memungkinkannya menyeberangi membran biologis dengan mudah.



Efek Hormon
Hormon menghasilkan satu atau lebih perubahan seluler pada sel target,berupa:
1.      Perubahan permeabilitas membran plasma
2.      Merangsang sintesis protein
3.      Mengaktivasi atau deaktivasi sistem enzim
4.      Merangsang aktivitas sekresi
5.      Merangsang mitosis

Mekanisme kerja
a.       Spesifitas sasaran sistem endokrin
b.      Reseptor hormon
-  Membran plasma sel target
-  Reseptor hormon juga dapat berada di dalam sel
-  Reseptor juga dapat berada langsung di dalam inti

Kerja Hormon Berdasarkan Kimiawi Hormon
         Kerja hormon steroid : Hormon steroid melewati membran sel, berikatan dengan reseptor spesifik, kemudian  masuk ke dalam  inti sel dan berikatan dengan DNA sel yang kemudian mengaktivasi gena tertentu (direct gene activation). mRNA kemudian disintesis di dalam sel dan masuk ke dalam sitoplasma dan meningkatkan sintesis protein untuk enzim sebagai katalitik,pertumbuhan jaringan dan perbaikan,mengatur fungsi enzim.
         Kerja hormon non steroid : Hormon non steroid bereaksi dengan reseptor spesifik di luar sel,kemudian memacu reaksi enzimatik yang menyebabkan pembentukan second messenger (cAMP). cAMP dapat menghasilkan fungsi intrasel khusus mengaktivasi enzim sel, mengubah permeabilitas enzim, meningkatkan sintesis protein, mengubah metabolisme sel, merangsang sekresi sel.
         Umpan balik negative: Umpan balik negatif  merupakan mekanisme utama dalam system endrokin untuk mempertahankan homeostatis.Sekresi hormon spesifik dirangsang atau dihambat oleh perubahan fisiologis khusus (=thermostat). Contoh:kadar glukosa darah dan respon insulin.



b.      ENZIM
Enzim merupakan katalis dalam sistem biologi. Katalis adalah molekul yang berfungsi mempercepat reaksi kimia. Hampir semua enzim merupakan protein. Dua sifat penting enzim adalah memiliki daya katalitik yang sangat besar dan sangat spesifik.

Kepentingan Biomedis Enzim
Enzim tersebar di tempat tertentu di dalam sel :
-          Enzim yang berperan dalam sintesis dan reparasi (perbaikan) DNA terletak di dalam inti sel
-          Enzim yang mengkatalisis berbagai reaksi kimia yang menghasilkan energi secara aerob terletak di dalam mitokondria.
-          Enzim yang berhubungan dengan biosintesis protein berada bersama ribosom
Penggolongan Enzim :
1.       Oksidoreduktase: mengkatalis reaksi reduksi/oksidasi,memindahkan atom H atau electron dari suatu substrat ke yang lain.
Contoh enzim: Dehidrogenase,oksidase
2.       Transferase: bekerja dgn memindahkan gugus fungsional antara molekul donor dan akseptor.kinase merupakan transferase khusus yg mengatur metabolisme dgn memindahkan gugus fosfat dari ATP ke molekul lain.
 Contoh enzim: Transaminase,kinase.
3.       Hidrolase: bekerja dgn menambahkan air untuk melepas ikatan dan menghidrolisisnya.
Contoh: Lipase,amylase,peptidase
4.      Lyase: bekerja dgn menambahkan air,ammonia atau karbondioksida, membentuk ikatan rangkap atau melepas elemen tersebut untuk menghasilkan ikatan rangkap.
5.      Isomerase: bekerja untuk beberapa jenis reaksi jenis isomerisasi :isomerisasi L mjd D,reaksi mutasi (pengganti gugus fungsional)
Contoh: Isomerase,mutase
6.      Ligase: bekerja mengkatalis reaksi penggabungan dua gugus kimia atau pengikatan dgn menggunakan energy dari ATP.
Contoh: Sintetasa



PERBEDAAN HORMON DAN ENZIM : 
-          HORMON
1.   Dihasilkan di organ lain (tidak di tempat dia bekerja)
2.   Disekresikan langsung ke pembuluh darah
3.   Dapat berupa senyawa protein, polipeptida , asamamino, atau  steroid 

-          ENZIM
1.  Enzim dihasilkan oleh organ tempat ia bekerja
2.  Tidak langsung ke pembuluh darahdapat berupa
3.   Hanya berupa senyawa protein saja

Minggu, 28 September 2014

Kue Talam Gemuk versi FERANIA


Bahan:
120 ml air
100 gr tepung beras
20 gr tepung kanji
¼ sdt garam
1 bungkus masako rasa ayam
350 ml santan cair


Taburan:
75 gr ebi, haluskan
2 sdm bawang merah goreng
1 sdm seledri, cincang


Cara membuat:
1.    Didihkan air, tuang ke dalam tepung beras, aduk hingga rata. Tambahkan tepung kanji, masako dan garam secukpnya. Tuangkan santan cair sedikit-sedikit sambil diuleni hingga rata, lalu saring.
2.    Tuang adonan ke dalam cetakan kue mangkuk yang sudah diolesi minyak goreng, kukus selama 15 menit
3.    Keluarkan kue dari cetakan, tambahkan bahan taburan, lalu hidangkan.

MODUL 2 PRINSIP DAN MODEL PKR


KB. I                                                                                                                           Modul 2
PRINSIP DAN MODEL PKR

Sebagai awal pembelajaran kita dalam modul ini, coba anda sebutkan kembali cirri-ciri utama pembelajaran kelas rangkap. Apabila ternyata anda lupa coba lihat kembali modal. 1. Apakah anda menemukan prinsip-prinsip itu? Baiklah, coba perhatikan rumusan singkat dari ciri-ciri utama PKR sebagai berikut :
1.        Seorang guru
2.        Menghadapi dua kelas atau lebih
3.        Satu kelas dengan dua atau berapa kelompok siswa yang berbeda kemampuan.
4.        Untuk membimbing belajar dalam satu mata pelajaran atau lebih.
5.        Beberapa topik yang berbeda dalam satu mata pelajaran
6.        Dalam satu atau lebih dari satu ruangan
7.        Pada jam pelajaran yang bersamaan.

Melihat ciri-ciri utama PKR tersebut persoalan apa yang dihadapi oleh guru agar dapat melaksanakan PKR dengan baik? Apakah anda mengatakan persoalan pengelolaannya, memang benar, masalah pengelolaan atau manajemen. Secara umum inti dari pengelolaan adalah mencapai tujuan yang setinggi-tingginya dengan memanfaatkan segala sumber daya manusia, alam sosial, budaya yang tersedia.
Dengan menggunakan inti pengelolaan tersebut marilah kita kaji, bagaimana mengelola PKR. Proses Pembelajaran yang baik  adalah Proses Pembelajaran yang efektif yang menurut Korweit (1987) ditanda oleh 3 hal sebagai berikut :
1.      Sebagian terbesar dari waktu yang tersedia benar-benar digunakan untuk belajar siswa.
2.      Kualitas pembelajaran guru sangat memadai
3.      Sebagian terbesar atau seluruh siswa terlibat secara aktif dalam kegiatan belajar.

Berpijak pada 3 prinsip tersebut dapat kita rumuskan 3 pertanyaan. Mengenai pengelolaan PKR.
1.      Bagaimana mengisi waktu pelajaran yang tersedia dengan aneka kegiatan belajar sehinggga siswa selalu dalam tugas belajarnya (Ortask)
2.      Bagaimana cara guru agar selalu dapat meningkatkan kualitas pembelajarannya?
3.      Bagaimana cara guru mendorong dan meningkatkan keikutsertaan seluruh  siswa dalam belajar.

Dalam menjawab ketiga pertanyaan tersebut kita harus menempatkannya. Dalam konteks (Lator) citi utama PKR. Cobalah anda diskusikan secara berpasangan apakah kira-kira jawaban atas 3 pertanyaan itu. Tuliskan jawabannya sebelum anda melanjutkan membaca uraian berikutnya. Selain jawabannya anda buat. Berikut ini ada beberapa bentuk lain jawaban.

Untuk Pertanyaan 1
a.       Berikan tugas untuk setiap kelas atau kelompok secara terencana.
b.      Atur penugasan sesuai dengan waktu, tempat, alat dan sumber yang tersedia.
c.       Perkecil waktu tunggu/kosong bagi siswa.
d.      Terapkan prinsip guru selalu dihati dan pikiran siswanya.

Untuk Pertanyaan 2
a.       Kuasai materi pelajaran yang akan diajarkan.
b.      Pahami dengan baik ciri-ciri (karakteristik) siswa dan kelas.
c.       Kuasai dengan terampil aneka model, metode dan teknik pembelajaran yang sesuai.
d.      Tampillah sebagai guru yang penuh percaya diri, terpercaya, menarik dan penuh keteladanan.

Untuk Pertanyaaan 3
a.       Gunakan dengan baik keterampilan bertanya, member penguatan mengadakan variasi, menjelaskan, dan mengajar kelompok kecil dan perorangan.
b.      Terapkan prinsip guru selalu siaga memperhatikan siswa (alert) dan prinsip pada waktu yang sama dapat menangani beberapa kegiatan (Over – Lopping Mess)
c.       Ciptakan suasana kelas yang yang demokratis, penuh, rasa aman dan menyenangkan.

Dapat anda menerapkan  semua petunjuk tersebut diatas? Pasti bisa tentu saja secara berangsur melalui proses habituasi. Untuk mewadahi prinsip-prinsip pengelolaan PKR sebagaimana telah anda pelajari, dalam modul ini dikembangkan contoh sintakmatik (urut-urutan kegiatan) pengelolaan sebgaai berikut :
Model Utama : PKR Murni
1.      PKR 221 : Dua kelas, dua mata pelajaran, satu ruangan.

Mode Alternatif : PKR
2.      PKR 222 : Dua kelas, dua mata pelajaran, dua ruangan
3.      PKR 333 :Tiga kelas, tiga mata pelajaran, tiga ruangan

Mari kita bersama-sama mengkaji masing-masing model pengelolaan tersebut dalam Model PKR 221 anda sebagai guru menghadapi dua kelas dalam ini kelas V dan kelas VI untuk mengajar Mata pelajaran IPA dengan topic sumber daya alam di kelas V dan mata pelajaran IPS topic sumber Kekayaan alam dikelas VI.

Model PKR : 222 Modifikasi
Dalam model PKR 222 sebagai guru anda menghadapi dua kelas dalam hal ini kelas VI untuk mengajar mata pelajaran Matematika topic bagun ruang dikelas 5 dan mata pelajaran IPA Topik tumbuhan hijau dikelas VI.

Model PKR : 333 PKR Modifikasi
Kelas IV
IPS
Penduduk
Kelas V
IPA
Makhluk Hidup dan Lingkungan
Kelas VI
Matematika
Pecahan

Dalam model PKR 333 anda sebagai guru menghadapi 3 kelas dalam hal ini kelas 4, 5, 6 untuk mengajar tiga mata pelajaran yang berbeda dengan topic dikelas 4 mata pelajaran IPS dengan topic penduduk dikelas V IPA dengan topic makhluk hidup dan lingkungan.

Rangkuman
Beberapa butir penting telah anda pahami dari kegiatan belajar satu ini.
1.      Hakikat pengelolaan PKR adalah upaya mencapai tujuan yang setinggi-tingginya dengan memanfaatkan segala sumber daya (manusia,  alam, social, budaya yang tersedia)
2.      Pengelolaan PKR yang efektif ditandai dengan oleh pemanfaatan sebagian tersebar dari waktu yang tersedia untuk kegiatan belajar siswa penampilan kualitas pembelajaran yang memadai dan keterlibatan yang luas dari seluruh siswa dalam kegiatan belajar.
3.      Guru PKR dituntut untuk melakukan aneka cara mengisi waktu belajar, menampilkan kualitas pembelajaran dan melibatkan siswa dalam belajar.
4.      Tiga model dasar pengelolaan pembelajaran kelas rangkap.
4.1.PKR 221 : Dua kelas, dua mata pelajaran dalam satu ruangan.
4.2.PKR 222 : Dua kelas, dua mata pelajaran dalam dua ruangan.
4.3.PKR 333 : Tiga kelas, tiga mata pelajaran, dalam ruangan.
5.      Setiap model memiliki kekuatan dan kelemahan. Dalam praktik semua terpulang pada tujuan belajar, kemampuan dan sarana belajar yang tersedia.

Rangkuman KB. II
Dari uraian dan pembahasan dalam kegiatan bagian pertama, anda tentunya telah memahami beberapa butir penting sebagai berikut :
1.      Guru PKR perlu memiliki ilmu dan kiat mengajar agar proses pembelajaran berhasil dengan baik.
2.      Membuka pelajaran merupakan jembatan pengalaman belajar lama dan baru yang sekaligus berfungsi sebagai langkah awal yang menentukan mulus tidaknya proses belajar siswa.
3.      Ada empat hal yang harus dilakukan dalam membuka pelajaran.
a.       Menarik perhatian siswa
b.      Menimbulkan motivasi belajar
c.       Memberi acuan belajar
d.      Membuat kaitan materi
4.      Dalam PKR pembukaan pelajaran untuk semua kelas yang dirangkap seyogyanya diberikan secara bersama-sama disatu ruangan atau tempat. Demikian juga dalam mengakhir pelajaran.
5.      Mengakhiri pelajaran merupakan review terhadap pelajaran yang berlangsung dan berfungsi sebagai jembatan antara pengalaman baru dengan pengalaman yang akan dating.
6.      Ada 3 hal yang hrus dilakukan dalam menutup pelajaran :
a.       Meninjau kembali
b.      Mengadakan evaluasi pengasaan siswa
c.       Memberikan tindak lanjut
1.      Proses belajar aktif dan belajar mandiri perlu dikembangkan dalam pelaksanaan PKR dengan menciptakan iklim belajar yang ditandai dialog-dialog. Peran siswa yang jelas dan adanya saling percaya.
2.      Untuk mengembangkan kebiasaan belajar aktif dan belajar mandiri guru PKR perlu menguasai dan menerapkan antara lain :
a.       Bimbingan diskusi kelompok kecil
b.      Pembelajaran kelompok kecil dan perorangan
c.       Penganekaragaman pembelajaran
3.      Dalam membimbing diskusi kelompok kecil guru PKR harus terampil dalam memusatkan perhatian, memperjelas masukan menganalisis pendapat, meningkatkan kesempatan berbicara dan mengeluarkan pendapat memacu proses berpikir dan menutup diskusi.
4.      Dalam mengajar kelompok kecil dan perorangan guru PKR harus terampil dalam pendekatan pribadi, menata kegiatan belajar pembelajaran guru.
5.      Dalam mngajar kelompok kecil dan perorangan guru PKR harus terampil dalam pendekatan pribadi, menata kegiatan belajar pembelajaran guru.
PKR harus terampil dalam menerapkan variasi gaya belajar, media dan sumber dan pola interaksi dan kegiatan belajar mengajar.

Rangkuman KB. III
1.      Penyusunan jadwal harian PKR harus memperhitungkan berapa kelas yang dirangkap, berapa mata pelajaran yang akan diajarkan topic-topik apa saja yang akn dibahas dan format pembelajaran yang mana yang akan digunakan.
2.      Pada dasarnya ada dua format atau bentuk metode pembelajaran dalam PKR yakni proses belajar arahan sendiri (PAS) dan proses belajar melalui kerjasama (PBMKS) Format pertama menitik beratkan pada inisiatif (berbuat atas dorongan sendiri) dan modus belajar perseorangan sedang yang kedua menekankan pada cara belajar bersama (Cooperative Learning).
3.      Model PBMKS mencakup model atau bentuk belajar olah pikir sejak olah piker tersebut, konsultasi yaitu kelompok, tutorial teman sebagai tutorial lintas usia, diskusi meja bundar, tugas diskusi dan resitasi aktivitas, tugas tertutup dan aktivitas tugas terbuka di luar semua itu tentu masih dapat dikembangkan yang lainnya.
4.      Setiap model atau bentuk proses belajar mengajar memiliki langkah-langkah pembelajaran yang khas. Langkah-langkah ini menggambarkan urutan kegiatan guru dan siswa dalam keseluruhan proses pembelajaran merangkap kelas.