Minggu, 28 September 2014

BOTANI


BOTANI

1.      Fungsi-fungsi Akar
Meskipun tumbuhan monokotil dan tumbuhan dikotil memiliki sistem perakaran yang berbeda, tetapi fungsi akar pada tumbuhan tersebut sama. Akar merupakan organ pada tumbuhan yang berfungsi sebagai berikut :
§  Untuk menyerap air dan garam-garam mineral (zat-zat hara) dari dalam tanah.
§  Untuk menunjang dan memperkokoh berdirinya tumbuhan di tempat hidupnya.
§  Pada beberapa jenis tumbuhan, akar berfungsi sebagai alat bernapas, misalnya pada tumbuhan bakau.
§  Pada beberapa jenis tumbuhan, akar berfungsi sebagai tempat menyimpan cadangan makanan atau sebagai alat perkembangbiakan vegetatif. Misalnya, wortel memiliki akar tunggang yang membesar, berfungsi sebagai tempat menyimpan makanan. Pada tanaman sukun, dari bagian akar dapat tumbuh tunas yang selanjutnya tumbuh menjadi individu baru.

2.      Bagian-bagian akar
Secara morfologis, akar terdiri atas leher akar (pangkal akar), batang akar, cabang akar, serabut akar, rambut akar, ujung akar, dan tudung akar (kaliptra). Perhatikan Gambar 1. 

Akar dan bagian-bagiannya








Gambar 1. Akar dan bagian-bagiannya.
Bagian akar yang secara langsung terhubung dengan batang disebut leher akar. Sementara bagian yang berada di antara leher dan ujung akar dinamakan batang akar. Selanjutnya, akar juga memiliki bagian menonjol pada batang yang membentuk cabang akar. Selain itu, ada juga akar halus bercabang-cabang yang disebut serabut akar. Lalu, akar juga memiliki bagian yang mengalami diferensiasi pada jaringan epidermisnya. Bagian ini dinamakan rambut akar. Sementara, bagian ujung akar yang berfungsi sebagai pelindung mesistem saat akar memanjang menembus tanah disebut tudung akar.

Di belakang tudung akar terdapat berbagai zona pertumbuhan primer. Zona yang dimaksud adalah zona pembelahan sel, zona pemanjangan, dan zona pematangan. Perhatikan Gambar 2.

Zona pertumbuhan akar dan struktur akar









Gambar 2. Zona pertumbuhan akar dan struktur akar.
Pada zona pembelahan sel terdapat meristem apikal atau meristem primer. Meristem apikal menghasilkan sel-sel meristem dan mengganti sel tudung akar yang mengelupas saat menembus tanah. Sel pusat tenang juga terdapat pada lapisan ini. Fungsi sel pusat tenang adalah sebagai cadangan pemulihan meristem saat mengalami kerusakan. Di dalam zona ini terdapat protoderm, prokambium, dan meristem dasar. Masing-masing akan menghasilkan tiga sistem jaringan.

Zona pembelahan sel berhubungan dengan zona pemanjangan. Di dalam zona ini sel-sel mengalami perpanjangan sepuluh kali panjang asalnya. Akibatnya, ujung akar terdorong semakin jauh ke dalam tanah. Sementara zona pematangan pada akar mengalami spesialisasi dan diferensiasi sesuai fungsinya.

Selain beberapa zona tersebut, akar juga memiliki struktur tertentu. Kalian dapat mengamati strukturnya melalui preparat awetan sayatan akar yang masih muda dengan menggunakan mikroskop. Struktur akar dari luar ke dalam berturut-turut adalah jaringan epidermis, korteks, dan stele (silinder pusat). Agar kalian dapat membandingkan struktur akar tumbuhan dikotil dan monokotil, perhatikan Gambar 3.

Struktur akar tumbuhan dikotil dan monokotil





Gambar 3. Struktur akar tumbuhan dikotil dan monokotil.

Epidermis merupakan selapis sel yang berasal dari protoderm. Di dalamnya terdapat dinding berkutikula dan susunan sel yang rapat. Selain itu, epidermis terdapat rambut akar yang berguna memperluas permukaan sel sehingga penyerapan air dan zat terlarut lebih efisien. Lapisan berikutnya adalah korteks. Korteks terletak di antara lapisan epidermis dan stele. Pada korteks terdapat sel-sel parenkim yang berdinding sel tipis. Lapisan luar korteks tersebut dinamakan eksodermis. Sementara lapisan dalamnya tersusun rapat tanpa ruang antarsel dan berbentuk kubus, yang disebut endodermis. Sel-sel endodermis ini mengalami penebalan suberin yang membentuk pita Kaspari. Adapun dinding sel endodermis yang tidak menebal dan berfungsi sebagai jalan air mengalir dinamakan sel penerus.

Prokambium pada meristem primer berkembang menjadi stele (silinder pusat). Stele terdapat pada akar bagian dalam, tepatnya di sebelah dalam endodermis. Stele tersusun dari empulur, perisikel dan berkas vaskuler (fasis) atau pembuluh pengangkut. Empulur merupakan sel-sel parenkim yang terdapat pada stele tumbuhan monokotil.

Empulur ini dikelilingi oleh xilem dan floem secara bergantian. Sementara itu, lapisan terluar stele membentuk periskel atau perikambium. Sel-sel stele pada perisikel ini mudah membelah dan membentuk cabang. Karena itu, cabang akar pertumbuhannya bersifat endogen. Sehingga stele ini dapat membentuk kambium jari-jari empulur. Lapisan berikutnya adalah berkas vaskuler atau jaringan pengangkut. Di dalam berkas vaskuler terdapat xilem dan floem. Xilem akar dikotil terletak di pusat dan berbentuk bintang, sedangkan floemnya terletak di luar xilem. Sedangkan tumbuhan monokotil memiliki struktur yang berselang-seling.

Selain itu, di antara xilem dan floem akar tumbuhan dikotil terdapat kambium atau kolateral terbuka. Sementara, pada tumbuhan monokotil tidak ada kambium atau kolateral tertutup.

Sistem akar tunggang dan sistem akar serabut
Add caption
3.      Jenis Akar

Gambar 4. Sistem akar tunggang dan sistem akar serabut.
 
Berdasarkan jenisnya, akar tumbuhan terbagi menjadi dua, yaitu sistem akar tunggang dan sistem akar serabut. Sistem akar tunggang dimiliki oleh akar tumbuhan dikotil, sedangkan sistem akar serabut dimiliki oleh akar tumbuhan monokotil. Pada sistem akar tunggang terdapat satu akar tunggang besar, namun akar lateralnya kecil. Sementara pada sistem akar serabut, akarnya mirip benang-benang. Perhatikan Gambar 4.

a.      Bagian-bagian akar
1.   Leher akar atau pangkal akar (collum), yaitu bagian yang bersambungan langsung dengan batang.
2.   Ujung akar (apex radicis), bagian akar yang paling muda, terdiri atas jaringan-jaringan yang masih mengadakan pertumbuhan.
3.   Batang akar (corpus radicis), bagian akar yang terdapat di antara leher akar dan ujungnya.
4.   Cabang-cabang akar (radix lateralis), bagan akar yang keluar dari akar pokoknya dan masing-masing dapat mengadakan percabangan lagi.
5.   Serabut akar (fibrilla radicalis), cabang-cabang akar yang halus dan berbentuk serabut.
6.   Rambut akar atau bulu akar (pilus radicalis), bagian akar yang sesungguhnya hanyalah penonjolan sel-sel kulit luar akar yang berfungsi menyarap air.
7.   Tudung akar (calyptra), bagain akar yang letaknya paling ujung, terdiri atas jaringan yang berguna untuk melindungi ujung akar yang masih muda dan  lemah.

Contoh Tumbuhan Akar Serabut dan Akar Tunggang
-         Akar Serabut
Akar serabut berbentuk seperti serabut. Ukuran akar serabut relatif kecil, tumbuh di pangkal batang, dan besarnya hampir sama. Akar semacam ini dimiliki oleh tumbuhan berkeping satu (monokotil). Misalnya kelapa, rumput, padi, jagung, dan tumbuhan hasil mencangkok.

-         Akar Tunggang
Akar tunggang adalah akar yang terdiri atas satu akar besar yang merupakan kelanjutan batang, sedangkan akar-akar yang lain merupakan cabang dari akar utama. Perbedaan antara akar utama dan akar cabang sangat nyata. Jenis akar ini dimiliki oleh tumbuhan berkeping dua (dikotil). Misalnya, kedelai, mangga, jeruk, dan  melinjo. Ada beberapa akar khusus yang hanya terdapat pada tumbuhan tertentu, antara lain, akar isap, contohnya akar benalu; akar tunjang, contohnya akar pandan; akar lekat, contohnya akar sirih; akar gantung, contohnya akar pohon beringin; akar napas, contohnya akar pohon kayu api.

Untukmu :)


Bila aku sedang marah padamu, hanya ada 2 kemungkinan aku sedang “dapet” atau sedang ada masalah hingga aku ingin diperhatikan..
Bila aku melukaimu, menyuruhmu pergi dan berkata kasar padamu.. tolong jangan balik membentakku atau pergi meninggalkanku..
Karena hal itu hanya akan membuatku sedih!!
Tetap berada disisiku, meski kamu sangat enggan dan jijik,, sesunguhnya aku tidak akan pergi dan akan meminta maaf atau memaafkanmu jika kau bersalah...
Terima Kasih Sayang Untuk Semuanya.. I Love You J



Dari pada Qt berjanji sehidup semati,,
lebih baik Qt saling menjaga dan saling percaya..

Itulah cinta begitu sederhana ^-^

RP Kelas Rangkap (PKR)


RENCANA PEMBELAJARAN KELAS RANGKAP
MODEL PKR  221

MATA PELAJARAN/TOPIK   : 1. MTK / PENJUMLAHAN
                                                      2. IPA / ALAT PENCERNAAN MANUSIA
KELAS/SEMESTER                 : IV DAN V/ II
WAKTU                                     : 2 X 35 MENIT


I.     Standar Kompetensi
MTK Kelas 4
1.      Memahami dan menggunakan sifat-sifat operasi hitung bilangan dalam pemecahan masalah

IPA Kelas 5
1.   Mengidentifikasi fungsi organ tubuh manusia dan hewan

II.   Kompetensi Dasar
MTK Kelas 4
1.2 Mengurutkan Bilangan

IPA Kelas 5
1.3 Mengidentifikasi fungsi organ pencernaan manusia dan hubungannya dengan makanan dan kesehatan

III. Indikator
MTK Kelas 4
-   Mengurutkan dan menyusun 10 bilangan dari yang terkecil atau sebaliknya

IPA Kelas 5
-   Menyebutkan alat-alat pencernaan manusia
-   Menjelaskan fungsi masing-masing alat pencernaan manusia

IV. Tujuan Pembelajaran
MTK Kelas 4
-   Siswa dapat mengurutkan dan menyusun 10 bilangan dari yang terkecil
-   Siswa dapat mengurutkan dan menyusun 10 bilangan dariyang terbesar

IPA Kelas 5
-   Siswa dapat menyebutkan alat pencernaan manusia
-   Siswa dapat menjelaskan fungsi lambung pada manusia
V.  Materi Pokok 
MTK Kelas 4
-   Operasi hitung bilangan 

IPA Kelas 5
- Alat pencernaan manusia 

VI. Media dan Sumber Belajar
Media Belajar
·      Gambar lingkungan rumah

Sumber belajar
·      Buku pedoman MTK Kelas IV dan IPA kelas V

VII. Metode Pembelajaran
·         Caramah 
·         Tugas
·         Tanya jawab

VIII. Kegiatan Pembelajaran Kelas
Langkah-Langkah Pembelajaran
Kegiatan Guru dan Siswa
Waktu (Menit)
A. Pendahuluan
- Mengisi daftar hadir/absen
- Apersepsi
- Menuliskan materi pokok
- Menyampaikan tujuan pembelajaran
10
B. Kegiatan Inti
MTK Kelas IV
- Menjelaskan materi pokok pembelajaran
- Menjelaskan bilangan cacah
- Mengurutkan 10 bilangan dari yang terkecil
- Mengurutkan 10 bilangan dari yang terbesar
- Menentukan nilai tempat satuan, puluhan, ratusan,
  Ribuan

IPA Kelas V
- Mengamati model/gambar alat pencernaan
  manusia 
- Diskusi hasil pengamatan
- Tanya jawab tentang fungsi alat pencernaan makanan manusia dan hubungannya dengan makanan yang dimakan.
- Siswa mengerjakan LKS IPA
50
C. Penutup
- Menyimpulkan materi pokok pembelajaran
- Memberikan penguatan tentang materi pokok pembelajaran
- Memberikan pekerjaan rumah dan tugas
10

IX. Evaluasi/Penilaian :
- Tekhnik tes                    : Tes tertulis
- Bentuk tes                      : Uraian
- KKM                             : 60

Lembar Soal Matematika Kelas 4
Urutkan dan tentukan nilai tempat bilangan di bawah ini dengan benar!
No
Soal
Kunci Jawaban
Skor
1
Urutkan dan susunlah bilangan disamping dari yang terkecil (7, 5, 6, 3, 9, 0, 2, 1, 8, 10)

0, 1, 2, 3, 5, 6, 7, 8, 9, 10
20
2
Urutkan dan susunlah bilangan disamping dari yang terbesar (9, 8, 5, 7, 6, 10, 12, 11, 18, 15)

18, 15, 12, 11, 10, 9, 8, 7, 6, 5
25
3
Sebutkan nilai tempat bilangan disamping dari yang terkecil (4576)

4 Ribuan, 5 Ratusan,  
6 Satuan, 7 Puluhan 
25
4
Sebutkan nilai tempat bilangan disamping dari yang terbesar (8769)

9 Satuan, 8 Ribuan,
7 Ratusan, 6 Puluhan 
30

Jumlah

100


Lembar Soal IPA Kelas 5
Urutkan dan tentukan nilai tempat bilangan di bawah ini dengan benar!
No
Soal
Kunci Jawaban
Skor
1
Sebutkan 3 macam alat pencernaan manusia!
Mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, anus

15
2
Jelaskan apa fungsi alat pencernaan lambung pada manusia?
Untuk menampung makanan dan memproses makanan

25
3
Jelaskan hubungan alat pencernaan dengan makanan yang dimakan?
Makanan yang kita makan harus yang mudah dicerna oleh alat pencernaan makanan dan makanan harus bersih

25
4
Apa manfaat makanan yang berserat?
Untuk melancarkan proses alat pencernaan

20
5
Sebutkan 2 proses pencernaan manusia di dalam mulut?
Proses pencernaan mekanis dan proses pencernaan kimiawi

15

Jumlah

100





Mengetahui
Kepala SDN 2 Banyuasin III,




USMAN BAKAR, S.Pd.SD.
NIP. 196409231990091001
Galang Tinggi,    April 2014

Mahasiswa




RIDA HASURO
NIM. 821274244
Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. — (QS.2:216)

Selasa, 16 Juli 2013

MANFAAT KURMA

Selain kaya manfaat, kurma juga memiliki keajaiban yang belum banyak diketahui manusia. Keajaiban ini berhubungan dengan kebutuhan ragawi dan psikologis.

Berikut kejaiban dari buah kurma:

1. Kurma Menguatkan Kita Saat Berpuasa
Kenapa pada saat puasa banyak sekali orang yang berjualan kurma? Sejak dahulu kurma menjadi makanan andalan para muslim saat berpuasa, bahkan untuk makanan sehari-hari. Kurma memang mampu memberi asupan karbohidrat kompleks yang cukup. Selain itu, kurma juga mampu melindungi pencernaan seperti kanker usus besar, mencuci ginjal, membersihkan liver dan lain-lain.

2. Kurma Mampu Menenangkan Jiwa
Dari sebuah kurma yang sederhana, ternyata bisa menjadi makanan yang menenangkan jiwa. Kurma menjadi salah satu buah yang dianjurkan bagi mereka yang sering emosi, depresi dan memiliki riwayat penyakit saraf.

3. Kurma Membuat Mata Anda Lebih Bersinar
Kabarnya, kurma mampu menguatkan indra penglihatan Anda. Selain membuat penglihatan lebih tajam, kurma juga membuat mata Anda lebih bersinar dan nampak menyenangkan.

4. Kurma Adalah Makanan Yang Tahan Lama
Kurma adalah salah satu jenis makanan yang tahan lama untuk disimpan. Makanan ini tidak akan rusak kandungan dan bentuknya sekalipun sudah disimpan begitu lama. Selain awet untuk mempertahankan dirinya sendiri, kurma mengandung glutathione yang baik sebagai antioksidan bagi manusia.

Selasa, 25 Desember 2012

MANFAAT TERONG UNGU

Banyak orang Jawa bilang kalau kita sering makan terong bisa bikin kita lemas.
Namun para pakar pengobatan tradisional telah membuktikan bahwa terong ungu ini berkhasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit.

Terong Ungu

Khasiat Terong Ungu.
Mengurangi kerapuhan pembuluh darah.
Meningkatkan kemampuan tubuh.
Merapatkan antar sesama sel dan memperbaikinya.
Mencegah pecahnya pembuluh darah.